Suarakan Ruang Publik dan Pendidikan Suku Asli, Forum Anak Desa Berancah Sampaikan Aspirasi ke DPRD Kabupaten Bengkalis

  • Senin, 26 Oktober 2026 - 21:12:54 Wib
  • Dibaca : 73 Kali
Suarakan Ruang Publik dan Pendidikan Suku Asli, Forum Anak Desa Berancah Sampaikan Aspirasi ke DPRD Kabupaten Bengkalis
Teks foto:

BERANCAH – Ketua Forum Anak Desa Berancah, Hany Qhairunnisya, menghadiri kegiatan audiensi Forum Anak Kabupaten Bengkalis bersama jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis di Ruang Rapat Komisi IV Kantor DPRD Kabupaten Bengkalis pada Senin (26/10/2026). Dalam forum strategis ini, Hany hadir dengan didampingi oleh Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Berancah Keterwakilan Perempuan, Siti Hashima.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua beserta Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis beserta anggota, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis yang didampingi Kepala Bidang Perlindungan Anak beserta staf, serta perwakilan pengurus Forum Anak Kabupaten Bengkalis.

Dalam ruang dialog bersama para pemangku kebijakan daerah tersebut, Hany Qhairunnisya secara khusus membawa dua poin aspirasi utama yang menjadi perhatian serius bagi anak-anak di Desa Berancah.

Poin pertama berkaitan dengan usulan pengembangan kawasan Lapangan Sepak Bola Tok Simon Berancah menjadi Taman Terbuka Hijau (TTH) yang ramah anak. Hany menegaskan pentingnya ketersediaan ruang publik yang aman, nyaman, dan edukatif agar anak-anak di Desa Berancah memiliki wadah yang memadai untuk berinteraksi, berolahraga, serta menyalurkan berbagai minat dan bakat positif mereka.

Poin kedua yang disuarakan adalah mengenai keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari komunitas Suku Asli di Desa Berancah yang mengalami putus sekolah. Hany berharap DPRD Kabupaten Bengkalis beserta instansi terkait dapat memberikan perhatian khusus dan penanganan nyata melalui program re-integrasi pendidikan, sehingga anak-anak Suku Asli tersebut dapat kembali mengenyam bangku sekolah demi meraih masa depan yang lebih baik.

Pendampingan dari Siti Hashima selaku Anggota BPD Desa Berancah Keterwakilan Perempuan menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mengawal keterlibatan perempuan dan anak pada proses pembangunan. Kehadiran unsur BPD ini memperkuat posisi bargaining aspirasi desa agar mendapatkan perhatian dalam perencanaan anggaran dan program pemerintah kabupaten.

Audiensi ini merupakan wujud nyata dari peran Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) serta penerapan prinsip Partisipasi Anak dalam Pembangunan (PA Pro-P). Melalui ruang bertukar pikiran ini, Forum Anak memosisikan diri sebagai jembatan yang menghubungkan realitas kebutuhan anak di tingkat tapak dengan kebijakan di tingkat legislatif.

Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis bersama DPPPA Kabupaten Bengkalis menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan. Pihak legislatif dan dinas teknis berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan tersebut guna memperkuat penyediaan fasilitas inklusif serta menuntaskan persoalan anak tidak sekolah di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Sinergi antara Forum Anak, BPD, DPRD, dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini diharapkan dapat semakin mempercepat terwujudnya Kabupaten Bengkalis sebagai Kabupaten Layak Anak, di mana setiap suara anak didengar dan diakomodasi secara bermakna dalam setiap tahapan pembangunan daerah.

RUDI SYAHRONI, A.Md
RUDI SYAHRONI, A.Md
Editor